Kumpulan Artikel | Seputar Informasi | Media Terkini | Tips dan Trik

Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Film. Tampilkan semua postingan

Kamis, 05 September 2013

Cara Membuat Film Dokumenter Sederhana

Cara Membuat Film Dokumenter Sederhana

Cara Membuat Film Dokumenter Sederhana. Film Dokumenter yang biasanya di buat untuk kenangan sekolah yang nantinya bisa menjadi momen yang tak terlupakan dengan kejadian-kejadian unik pada saat sekolah. Cara membuat film dokumenter yang sederhana harus berdasarakan fakta yang ada. Film dokumenter merupakan sebuah film yang mengandung fakta, kenyataan dan subjektivitas pembuatnya. Dengan kata lain apa yang kita rekam memang berdasarkan fakta dan kenyataan yang ada, akan tetapi dalam penyajiannya kita juga harus memasukkan pemikiran-pemikiran kita.


Dalam pembuatan film dokumenter ada langkah-langkah dan kiat bagaimana film dokumenter yang kita produksi akan disenangi oleh penonton dan tentunya tidak memakan biaya yang besar saat memproduksinya.. Langkah yang harus kita tempuh dalam membuat film dokumenter sebagai berikut:

1. menentukan ide. 
Ide dalam membuat film dokumenter tidaklah harus pergi jauh-jauh dan memusingkan karena ide ini bisa timbul dimana saja seperti di sekeliling kita, di pinggir jalan, dan kadang ide yang kita anggap biasa ini yang menjadi sebuah ide yang menarik dan bagus diproduksi. Jadi mulailah kita untuk bepfikir supaya peka terhadap kejadian yang terjadi. 

2. menuliskan film statement. 
Film statement yaitu penulisan ide yang sudah ke kertas, sebagai panduan kita dilapangan saat pengambilan Angel. Jadi pada langkah kedua ini kita harus menyelesaikan skenario film dan memperbanyak referensi sehingga film yang kita buat telah kita kuasai seluk-beluknya. 

3. membuat treatment atau outline. 
Outline disebut juga script dalam bahasa teknisnya. Script adalah cerita rekaan tentang film yang kita buat. script juga suatu gambar kerja keseluruhan kita dalam memproduksi film, jadi kerja kita akan lebih terarah.

Ada beberapa fungsi script : 
  • script adalah alat struktural dan organizing yang dapat dijadikan referensi dan guide bagi semua orang yang terlibat. Jadi, dengan script kamu dapat mengkomunikasikan ide film ke seluruh crew produksi. Oleh karena itu script harus jelas dan imajinatif.
  • script penting untuk kerja kameramen karena dengan membaca script kameramen akan menangkap mood peristiwa ataupun masalah teknis yang berhubungan dengan kerjanya kameramen. 
  • script juga menjadi dasar kerja bagian produksi, karena dengan membaca script dapat diketahui kebutuhan dan yang kita butuhkan untuk memproduksi film. 
  • script juga menjadi guide bagi editor karena dengan script kita bisa memperlihatkan struktur flim kita yang kita buat. Kelima, dengan script kita akan tahu siapa saja yang akan kita wawancarai dan kita butuhkan sebagai narasumber. 

4. mencatat shooting. 
Dalam langkah keempat ini ada dua yang harus kita catat yaitu shooting list dan shooting schedule. Shooting list yaitu catatan yang berisi perkiraan apa saja gambar yang dibutuhkan untuk flim yang kita buat. jadi saat merekam kita tidak akan membuang pita kaset dengan gambar yang tidak bermanfaat untuk film kita. Sedangkan shooting schedule adalah mencatat atau merencanakan terlebih dahulu jadwal shooting yang akan kita lakukan dalam pembuatan film. 

5. editing script. 
Langkah kelima ini sangat penting dalam pembuatan film. Biasa orang menyebutnya dengan pasca produksi dan ada juga yang bilang film ini terjadinya di meja editor. Dalam melakukan pengeditan kita harus menyiapkan tiga hal adalah menbuat transkip wawancara, membuat logging gambar, dan membuat editing script. Dalam membuat transkipsi wawancara kita harus menuliskan secara mendetail dan terperinci data wawancara kita dengan subjek dengan jelas. 

Membuat logging gambar ini maksudnya, membuat daftar gambar dari kaset hasil shooting dengan detail, mencatat team code-nya serta di kaset berapa gambar itu ada. Terakhir ini merupakan tugas filmmaker yang membutuhkan kesabaran karena membuat editing scrip ini kita harus mempreview kembali hasil rekaman kita tadi ditelevisi supaya dapat melihat hasil gambar yang kita ambil tadi dengan jelas. Dengan begitu kita akan mebuat sebuah gabungan dari Outline atau cerita rekaan menjadi sebuah kenyataan yang dapat menjadi petunjuk bagi editor. Semoga tahapan Cara Membuat Film Dokumenter Sederhana bisa membantu produksi film anda.

Minggu, 26 Mei 2013

Cara Download Film dan Video Di Youtube

Cara Download Film dan Video Di Youtube

Cara Download Film dan Video Di YoutubeDownload Film dan Video Di Youtube dengan cara yang sangat mudah dan tidak perlu repot-repot lagi. Akan tetapi untuk Download Film dan Video Di Youtube ini kita memakai Browser Mozilla Firefox.

Memakai Browser selain Mozilla Firefox sebenarnya juga bisa, seperti Google Chrome dan Browser Opera. Namun disini kita akan menggunakan Browser Mozilla Firefox untuk Download Film dan Video Di Youtube. Ikuti langkah - langkah di bawah ini agar nantinya download bisa berhasil.

1. Klik Tools pada menu atas Mozilla Firefox lalu pilih Add-ons, lihat gambar dibawah ini.


2. Selanjutnya tampilan akan seperti gambar dibawah ini, pada kotak pencarian pojok kanan atas ketikan "Flash Video Downloader". Klik "instal" pada Flash Video Downloader sebelah kanan (lihat gambar) dan tunggulah sebentar karena Mozilla Firefox akan "Restart" sebentar.



3. Setelah Flash Video Downloader sudah terinstal saatnya masuk ke situs Youtube (http://www.youtube.com/) masukkan nama film atau video yang mau di download pada kotak pencarian disebelah atas. lalu klik download dan High fly (untuk kecepatan yang tinggi) pada bagian bawah video, lihat gambar di bawah ini untuk tepatnya.

Cara Download Film dan Video Di Youtube sangat mudah bagi pengguna Browser Mozilla Firefox. Dan apabila dengan  cara di atas menurut anda masih sulit, saya akan berikan cara lain yang nantinya download nya bisa memakai Browser selain Mozilla Firefox, seperti Google Chrome dan Browser Opera. Akan tetapi harus memakai aplikasi untuk download nya. Langsung saja klik Disini.

Download Film Fast and Furious 6 Full Movie

Download Film Fast and Furious 6 Full Movie

Download Film Fast and Furious 6 Full Movie. Fast and Furious 6 ini sebenarnya sudah agak lama tayang di bioskop - bioskop indonesia atau pun di luar indonesia. Film yang disutradarai oleh Justin Lin menceritakan tentang balapan mobil, ceritanya hampir sama dengan Film Fast and Furious sebelumnya. Namun bedanya film yang di produseri antara lain oleh Neal H. Moritz, Vin Diesel, Michael Fottrell ini sangat beda dengan Fast and Furious sebelumnya.

Film yang dibintangi oleh Paul Walker, Vin Diesel, Michelle Rodriguez, Luke Evans, Jordana Brewster, Dwayne Johnson, Joe Taslim dan Gina Carano sangat mengesankan dalam peran yang dimainkan nya.


Fast and Furious 6 yang dirilis pada 24 mei 2013 tepatnya di USA ini bercerita tentang balapan mobil tentunya. Penasaran dengan Film Fast and Furious 6 yang awalnya ditulis oleh Chris Morgan ini, silahkan Download Film nya dengan sekalian Subtitle Indonesia nya juga melalui link dibawah ini lalu tonton bersama keluarga atau pun dengan teman dekat anda.


Download Film Fast and Furious 6 +download+
Download Subtitle Film Fast and Furious 6 +download+

Download Film Fast and Furious 6 Full Movie diproduksi oleh Universal Pictures.

Rabu, 19 Desember 2012

Membuat Film Sablon

Membuat Film Sablon

Dalam pembuatan film sablon ada beberapa tahapan, yaitu : 

1. Penyetingan Gambar Film
Siapkan gambar yang akan di gunakan, kemudian edit sesuai keinginan dalam hal ini biasanya menggunakan program Coreldraw dan Photoshop juga bisa. 

2. Tahap Pra-Afdruk (sebelum pemindahan gambar ke screen) 
Tahap ini meliputi pembersihan dan persiapan screen. Dalam pembersihan dan persiapan screen alat-alat yang dibutuhkan meliputi : sabun colek, air bersih dan kain spon/ kapas. 

Pertama-tama screen dicuci menggunakan air dan sabun sampai bersih, kemudian jemur sampai benar-benar kaering, hal ini perlu karena sebelum di afdruk screen harus benar-benar bersih dan kering. 

3. Tahap Afdruk (pemindahan gambar ke screen)
Tahap ini meliputi pengolesan obat, pengeringan obat pada screen, pembakaran screen/perfilm-an, pencucian obat pada screen dan penjemuran hasil afdruk. Di dalam tahap pemberian obat membutuhkan alat-alat antara lain berupa : screen, obat, kipas angin/ blower, semprotan dan alat perata screen (papan, busa, kain hitam dan kaca. semua ukuran screen ). 

Pertama kita siapkan obat afdruk dengan cara mencampurkan cairan merah dan putih (dosis sesuai anjuran di kotak box-nya). Setelah obat tercampur dengan rata tuangkan sedikit demi sedikit pada screen dan ratakan dengan merata, kemudian screen tersebut keringkan menggunakan kipas angin atau blower.


Pengeringan screen tidak boleh terkena sinar matahari untuk itu dianjurkan pengeringan di ruang tertutup, setelah kering kita memasuki tahap pembakaran screen perfilm-an. Pada tahap ini kita membutuhkan alat-alat lainnya berupa : gambar yang sudah diedit, kaca, screen, kain hitam, busa screen dan papan. 

Pertama kita ambil papan terlebih dahulu, taruh busa di atas papan kemudian taruh kain warna hitam di atas busa tersebut, lalu kita ambil screen yang sudah disiapkan kemudian taruh screen di atas kain berwarna hitam setelah itu ambil gambar yang telah diedit dan tempel di atas screen, sebelum gambar tersebut ditempelkan terlebih dahulu kita olesi dengan minyak goreng, hal ini dilakukan agar kertas pada screen akan tembus sinar, setelah itu taruh kaca di atas screen. Untuk lebih jelasnya urutan dari bawah ke atas adalah: papan, busa screen, kain warna hitam, screen, gambar, kaca. 

Setelah itu kita sinari screen dengan sinar matahari. Di dalam penyinaran waktu yang dibutuhkan hitungan detik, yaitu antara 3 sampai 9 detik tergantung panas tidaknya sinar matahari yang keluar. Jika terlalu lama atau terlalu cepat dalam penyinaran, hasil perfilm-an screen akan rusak. Setelah proses penyinaran screen kita cuci dengan air hangat untuk membersihkan bekas-bekas obat yang nempel. Dalam pencucian hasil afdruk kita membutuhkan alat penyemprot, alat ini digunakan untuk membersihkan obat yang tersisa di sela-sela gambar yang terdapat pada screen, setelah bersih screen dijemur sampai kering setelah itu bisa digunakan 
SABLON TIMBUL PADA KERTAS 
Dengan menggunakan "BUBUK TIMBUL", kita dapat menghasilkan sablon timbul pada kertas dengan cara: 
Kertas yang sudah disablon (masih dalam keadaan basah) ditaburi dengan bubuk timbul secara merata. kemudian dikeringkan dengan menggunakan strika (jangan terlalu panas) dengan membalikan kertas tersebut diatas bantalan busa, kemudian press dengan strika.
SABLON BERBAHAN DASAR KAIN
Menyablon berbahan dasar kain cukup dengan menempelkan screen diatas kain/kaos/spanduk, cukup dengan satu atau dua kali gesutan rakel. Gunakan screen dengan type rendah T48, T54 untuk menghasilkan sablonan yang baik. 

Penggunaan cat untuk dasar kain pada dasarnya berwarna putih kental, lalu menjadi berwarna apa saja dengan ditambahkan bahan pewarna "PIGMENT" kedalam cat tersebut. Agar hasil sablonan pada kain tahan lama, campurkan sedikit cairan "PENGUAT WARNA" pada cat yang sudah dicampur dengan pewarna.

Untuk penyablonan kaos/kain sebaiknya menggunakan alas papan triplex pada bagian dalamnya agar cat tidak tembus kebelakang. Hasil sablonan dapat diberi efek mengkilap dengan cara menyablon sekali lagi (gambar/tulisan sablon yang sudah ada) dengan screen yang sama menggunakan bahan TOP COUT.
SABLON BERBAHAN DASAR KERTAS 
Menyablon berbahan dasar kertas, jenis screen yang digunakan adalah type menengah keatas seperti T150, T165, S180 dan S200 agar hasil sablonanya menjadi halus dan bagus. 

Cat yang digunakan adalah Vinil Gloss dengan pengencer M3 atau dengan menggunakan pengencer FUJISOL.
Untuk pengafdrukan gunakan obat afdruk yang berbasis SOLVEN atau berbasis minyak. 
TEHNIK MEMBUAT FILM
Film sablon adalah sebuah gambar/tulisan yang dibuat dengan manual atau di setting komputer. Film tersebut merupakan "master" yang akan digunakan dalam keperluan cetak sablon. Tanpa film ini pengerjaan sablon tidak dapat dilakukan.

Ada dua syarat dalam pembuatan film sablon yaitu: 
  • Pertama bahan dasar harus berwarna bening atau trasparan.
  • Gambar atau tulisan harus berwarna hitam pekat.
Ada 4 jenis film sablon:

1. Film Repro
Film ini banyak digunakan oleh kalangan profesional sablon karena kwalitasnya sangat bagus untuk menghasilkan afdrukan yang sempurna. Pembuatan film ini menggunakan mesin pembuat repro hasilnya lebih trasparan dan lebih hitam pekat.

2. Film Kalkir
Pembuatan film ini cukup praktis, dengan mengeprint dari komputer dengan kertas kalkir atau difotocopy dengan kertas kalkir.

3. Film Minyak
Film ini cukup digemari karena berbiaya murah dan praktis. cukup dengan melumuru kertas dengan minyak goreng kemudian dikeringkan.

4. Film Kertas Potong
Biasanya film ini dipergunakan untuk membuat cetakan sablon spanduk karena media cetaknya cukup besar, bahan filmnya terbuat dari kertas potong. Proses pembuatannya cukup sederhana: kertas yang sudag dibuat tulisan/gambar langsung di potong dengan pisau cutter sehinggan tiap-tiap huruf/gambar berlubang.
Untuk membuat cetakan sablon berwarna, buatlah film sebanyak warna yang dikehendaki mengikut pola gambar. 
PERSIAPAN MEMBUAT SABLON
Secara garis besar percetakan dibagi menjadi 4 bagian yaitu: Cetak Datar, Cetak Dalam, Cetak Tinggi dan Cetak Saring. Cetak sablon termasuk bagian cetak saring, karena menggunakan alat cetak "Screen"/"Screen Printing". 

Mengerjakan sablon tidak sulit dan tidak memakan biaya besar, cukup hanya menyediakan peralatan seperti:
1. Screen (kain gasa terbuat dari Polyster/Nylon)
2. Rakel (alat sapu terbuat dari karet sintetis)
3. Obat Afdruk (cairan kental/emilsion)
4. Mika (alat pemoles obat afdruk)
5. Sinar Matahari/Kotak Lampu (penyinaran saat mengafdruk)
6. Busa (untuk mengepress film pada screen)
7. Semprotan Air (pengembang gambar hasil afdruk)
8. Meja Sablon
9. Tinta/Cat (khusus sablon)

Ada 3 aspek tehnik sablon: pertama, Tehnik membuat film sablon, kedua, tehnik mengafdruk screen, ketiga, tehnik sablon segala dasar.
Dengan memahami ketiga dasar tersebut, maka anda sudah bisa memulai pekerjaan cetak sablon yang bisa menghasilkan pendapatan tambahan atau pun menjadikan sebagai pekerjaan tetap.

Hasil sablon yang baik sangat ditentukan oleh jenis Screen yang digunakan. sebagai contoh: Untuk menyablon kaos/kain maka screen yang cocok digunakan adalah screen yang berpori-pori kasar dengan type screen T48, T54, T61, T77 dan T90.

Untuk menyablon kertas, plastik, sticker,PVC dll, screen yang cocok digunakan adalah jenis screen sedang dan halus dengan type screen T120, T150, T165, S180 dan S200.

Sedangkan untuk sablon gambar "full colour" raster halus dan sparasi menggunakan type screen S180 dan S200. 
TEHNIK MENGAFDRUK SCREEN
Proses pengafdrukan merupakan proses yang sangat penting dan menetukan bagi hasil sebuah pekerjaan sablon. Bila hasil afdrukannya baik maka besar kemungkinan akan bagus hasil sablonannya.

Afdruk adalah sebuah proses penduplikasian dari gambar/tulisan film ke dalam screen. apapun gambar/tulisan yang ada pada film akan terlihat sama pada screen setelah melalui proses pengafdrukan.

ada dua cara mengafdruk screen:
  1. Dengan Matahari
  2. Dengan kotak Lampu Neon
Cara kerja kedua cara tersebut sama saja yaitu mengexpose (menyinari) yang telah dipolesi dengan obat afdruk "emulsion" untuk menimbulkan gambar/tulisan ke screen melalui pencahayaan.

Ada 2 macam emulsion yang digunakan untuk mengafdruk screen, pertama jenis solven untuk jenis non kain dan jenis Water Base untuk sablon kain/kaos.

Ada 9 langkah mengafdruk screen:
1. Mencampur Emulsion (obat Afdruk) dan SR/ cairan kuning yang ada dalam kemasan Emulsion. Obat yang sudah dicampur dengan cairan kuning tidak bisa disimpan lama, oleh sebab itu pergunakan secukupnya. Tuangkan Emulsion kedalam wadah kemudian masukan cairan kuning/SR 1:9, aduk hingga benar-benar menyatu.

2. Memoles screen secara merata dengan Emulsion yang telah diaduk dengan SR. Pastikan Screen bersih, kering dan bebas abu. oleskan screen dengan menggunakan Mika, lakukan pemolesan dengan rata pada bagian luar dan dalam screen, tidak boleh ketebalan atau ketipisan dalam pemolesan Emulsion di screen.

3. Mengeringakan screen diruangan tertutup atau gelap. pengeringan boleh dengan Hair Dryer, kipas angin. Peringatan!!! proses ini hanya dilakukan dalam ruangan tertutup yang gelap, jika terkena sinar cahaya terang akan mengakibatkan gagalnya pengafdrukan.

4. Jika sudah kering (masih tetap dalam ruangan tertutup), letakkan film diatas screen secara terbalik. Lapiskan dengan kaca bening, dibawah screen diberi busa (sesuai besar ukuran screen) lalu tekan dan jemur di ruangan terbuka (tersinar matahari) selama 5-20 detik tergantung teriknya matahari, ingat jangan terlalu lama karena akan berakibat gagal afdruk.

5. Proses pengafdrukan dengan menggunakan kotak lampu neon juga sama seperti diatas. Penyinaran menggunakan lampu hendaknya harus benar-benar terang. Gunakan lampu neon/TL 3-4 batang minimal 20 watt/ batang. penyinaran dilakuakan diatas kotak lampu yang dilapisi kaca setebal 5 milimeter, lamanya penyinaran berkisar 5-8 menit.

6. Selanjutnya adalah pengembangan gambar dari hasil penyinaran. Caranya screen yang sudah di sinari matahari atau lampu segera disiram dengan air bersih dala dan luar screen, untuk menyempurnakan diperlukan semprotan air agar gambar/tulisan lebih jelas terlihat. Dalam penyemprotan awal tidak boleh terlalu keras.

7. Setelah pencucian screen dianggap selesai maka screen harus dijemur diterik matahari hingga benar-benar kering.

8. Jika dalam proses pengafdrukan ada kecacatan sedikit (tidak mengganggu gambar atau tulisan, maka proses selanjutnya adalah penambalan dengan sisa Emulsion dan dikeringkan kembali.

9. Proses selanjutnya adalah finising, priksa sekali lagi jangan sampai ada kebocoran di screen. Agar tidak belepotan dalam pengerjaan sablon, tutuplah pinggir-pinggir screen (kayu didalam) dengan Lakban, hal ini juga untuk mengantisipasi kebocoran pada ujung-ujung kayu screen.

Screen yang sudah diafdruk sebaiknya diberi penguat agar tidak mudah rontok, dengan menggunakan HATEMITER/EXTRA FIX (cairan warna merah muda). Poles seluruh permukaan screen dengan penguat tersebut, kemudian keringkan.

Rawatlah screen dengan baik karena sangat rentan terhadap kotoran seperti pasir dan debu. Jauhkan screen dari jangkauan anak-anak, karena bukan mainan anak-anak. Apabila selesai digunakan, sebaiknya langsung dibersihkan minimal bagian gambar/tulisan agar tidak tersumbat.