Kumpulan Artikel | Seputar Informasi | Media Terkini | Tips dan Trik

Monday, 1 February 2016

Timbulnya Teori Telepati

Timbulnya Teori Telepati Telepati adalah termasuk salah satu unsur dari sekian banyak ilmu, yang belum mendapatkan perhatian dikalangan bangsa kita secara meluas. Ada beberapa orang yang ahli dalam bidang telepati ini yang kemudian mengemukakan teori maupun pendapatnya yang antara lain menyatakan:

Pikiran dari seseorang itu sangat memegang peranan yang sangat penting sekali dalam kehidupan manusia. Dengan mengemukakan pendapatnya dalam pikirannya sendiri, maka semua pendapatnya itu lalu menjelma menjadi perbuatan yang kini sedang dihadapinya itu. Dan lagi pikiran dari seseorang itu dapat dipindahkan kepikiran orang lain.

Dengan demikian antara kedua orang itu telah timbul suatu hubungan dan dapat saling mempengaruhi hanya lewat pikirannya sendiri - sendiri. Lain dari pada itu, pikiran manusia itu kalau dipakai dalam bidang telepati adalah berfungsi sebagai pemancar dan penerima. Sugestie mental (sugesti pikiran) yang dikirimkan oleh orang yang sedang melakukan telepati itu (pemancar) diterima oleh orang yang dikehendaki oleh pemancar (yaitu yang disebut penerima) lewat pikiran penerima dan sugestie itu kemudian berubah menjadi perbuatan pada penerima.

Ada juga yang mengemukakan pendapatnya bahwa telepati itu adalah merupakan suatu hubungan pikiran antara dua orang yang sangat berjauhan sekali letaknya. Dan hubungan ini adalah merupakan kesan yang diterima oleh orang yang menerima getaran pikiran dari orang yang mengirimkannya yang ditujukan kepadanya. Hubungan antara kedua orang adalah sangat sedemikian eratnya, meskipun keduanya tidak memakai alat hubungan apapun yang biasa dipergunakan oleh orang yang sering berhubungan misalnya telepon.

Pengiriman telepati ini dari pikiran yang satu kepada pikiran yang lain semata - mata hanyalah mempergunakan kekuatan otak dari seseorang yang sedang melakukan telepati itu. Perasaan maupun gagasan dari seseorang itu dapat pula dialihkan kepada orang lain, dengan cara tertentu yaitu memakai alat hubungan pikiran kita sendiri. Kekuatan bergetarnya otak dari pemancar itu sangat cepat dan kuat sekali sehingga dapat disampaikan kepada orang lain yang jaraknya sangat berjauhan dari pemancar itu tadi. Akan tetapi kekuatan pikiran itu tidak dapat dilihat oleh indera mata kita sendiri.
Protected DMCA

Saturday, 30 January 2016

Dasar - Dasar timbulnya Telepati

Dasar - Dasar Timbulnya Telepati Seperti yang telah kita ketahui, bahwa telepati ini yang paling banyak mempergunakan adalah para ahli occultisme yang berpraktek menyembuhkan pasiennya dari jarak jauh. Anggapan mengenai pemindahan pemikiran ini sudah dikenal semenjak dahulu, ketika masyarakat itu masih dalam keadaan primitif. Orang - orangnya mempunyai pendapat atau anggapan, bahwa pikiran atau gagasan itu dapat dipindahkan ke orang lain.

Juga dalam mengemukakan pendapat ini, orang - orang jaman dahulu itu selalu bertentangan paham, miskipun antara pendapat yang satu dengan yang lain selalu bertentangan, tetapi diantara pendapat itu masih juga dapat bertahan sampai sekarang. Ada juga pendapat diantara orang jaman dulu bahwa telepati itu adalah merupakan gejala gaib yang tak dapat dilihat oleh indera mata, akan tetapi dapat dirasa oleh indera perasa. Pendapat yang sedemikian itu hingga saat ini masih saja diakui oleh orang pada masa kini.

Lain dari itu, telepati ini adalah merupakan sugestie mental (sugesti lewat pikiran dari pemancar yang sedemikian kuatnya, kemudian bergerak memancar) keluar disertai dengan kekuatan pikiran pemancar, yang mengakibatkan sugesti itu sampai diterima oleh orang yang dituju. Sedangkan orang yang menerima sugesti itu tidaklah melalui indera pendengarnya, melainkan diterima melalui pikiran atau indera perasanya.


Telepati adalah sebagai gejala pribadi yang ada semenjak manusia ini dilahirkan di dunia. Akan tetapi lama - kelamaan timbulnya gejala - gejala ini tidak mendapatkan perhatian yang serius dari orang - orang yang memilikinya, akibatnya tenaga ini tidak terpakai dalam waktu yang sangat lama sekali akan mengakibatkan tak terlatinya pikiran sehingga mengalami kesusahan dan kesukaran untuk dibawa kerja. Seperti sebuah motor sebagai contoh di atas tadi. Kebanyakan dari orang - orang hidup di dunia ini, selalu didorong oleh rasa ingin mengirinkan pikirannya kepada orang lain. Tetapi karena dari kebanyakan orang - orang tadi tidak terdidik dan terlatih sebelumnya, maka ia akan mempunyai anggapan bahwa telepati itu adalah suatu ilmu yang sukar untuk diyakinkan dan dipraktekkannya oleh orang biasa. Akan tetapi justru terbalik dari kenyataannya.

Telepati adalah merupakan suatu ilmu yang dapat dimiliki dan dipraktekkan oleh orang yang mempunyai akal dan pikiran yang sehat, baik jasmani maupun rohani. Jadi kalau ada orang yang beranggapan bahwa telepati itu merupakan ilmu yang sukar didapat, maka pendapat yang sedemikian itu adalah tidak benar sama sekali, sebab pendapat tersebut tidak mempunyai alasan. Kalaupun ada yang dapat melakukan telepati ini, maka mereka itu lalu berpropaganda bahwa seakan - akan waktu itu ia mendapatkan telepati itu terlebih dulu mereka harus mempunyai syarat - syarat yang sangat sukar dan berat sekali. Setelah syarat itu dimilikinya dan dipenuhi maka merekapun akan lebih mendapatkan ilmu yang dikehendakinya itu. Hal semacam itulah yang mengakibatkan orang yang akan mempelajari telepati ini lalu menjadi takut karena syarat yang harus dipenuhinya adalah sedemikian beratnya. Pendapat tersebut tidak benar sama sekali. Telepati dapat dimiliki oleh siapapun juga tanpa memakai syarat yang berat sekali. 

Dalam abad yang telah lalu, telepati dianggap sebagai tenaga occult yang sangat berat sekali dan jarang pula ada orang yang memilikinya. Anggapan semacam ini sangat mendalam sekali bagi perasaan orang yang primitif itu. Dan kebanyakan dari mereka itu sangat mengagumi dan menghormati terhadap orang yang dapat melakukan telepati ini. Kekaguman mereka terhadap telepati ini ialah terletak pada orang yang dapat melakukan telepati, yang dapat mempengaruhi orang lain meskipun letaknya sangat berjauhan. Hubungan yang sangat berjauhan dan mempergunakan telepati ini diatur oleh kerjanya urat syaraf yang sangat teratur sekali cara bekerjanya. Sehingga dapat menimbulkan kekuatan yang sangat jauh sekali daerah bekerjanya.

Hubungan antara urat syaraf dan pikiran ini dapat timbul oleh karena keduanya itu sangat diperlukan oleh seseorang yang akan melakukan telepati ini. Kalau hubungan antara urat syaraf dan pikiran itu telah terjalin dengan rapat sekali, maka untuk melakukan telepati ini pun juga sangat mudah sekali. Kalau sudah demikian itu, kini tinggalah bagi diri kita untuk melakukan telepati ini dengan didorong oleh kemauan kita dan inipun harus kita pimpin untuk melakukan telepati seperti yang kita kehendaki.

Maka dari itu sebelum anda melakukan telepati ini, terlebih dahulu anda mempunyai keyakinan yang kuat sekali pada diri anda, bahwa anda pasti bisa melakukan telepati itu dengan kekuatan pikiran anda sendiri. Kekuatan itu harus dapat anda timbulkan sendiri dengan segala kekuatan yang terdapat pada diri anda. Oleh karena itu percayalah pada diri anda sendiri bahwa mempunyai tenaga itu dan itu harus dapat anda timbulkan.
Protected DMCA

Tuesday, 26 January 2016

Pemindahan Pikiran Pada Telepati

Pemindahan Pikiran Pada Telepati Sifat dari pada pikiran seseorang itu adalah menerima getaran pikiran orang lain yang disampaikan kepadanya, serta mengirimkan getaran pikirannya sendiri untuk disampaikan kepada orang lain. Dapat dikatakan dengan kata lain bahwa fungsi dari pada pikiran itu adalah sebagai penerima dan pemancar dari getaran pikiran yang menjelma sebagai ide atau gagasan.
Karena pengaruh pikiran itu adalah sangat kuat pada kehidupan kita, maka ide itu tadi akan berubah menjadi perbuatan. Ada juga yang mengatakan bahwa pengiriman getaran yang disebut juga telepati itu adalah suatu kontak atau hubungan yang terjadi diantara dua orang manusia, akan tetapi memakai getaran yang terdapat diluar panca indera kita. Oleh karena itu sifatnya seperti tersebut di atas itulah, dalam bidang telepati ini yang sangat kuat memegang peranan yang sangat penting sekali adalah pikiran kita sendiri. Kalau kita bermaksud melakukan telepati, maka pikiran kita itu akan bergetar.
Dan getarannya itu menuju serta diterima langsung oleh orang yang kita hendaki. Hal semacam ini mudah terjadi apabila terlebih dahulu antara pemancar dan penerima telah terjalin suatu hubungan jiwa yang sangat erat sekali. Keakraban hubungan itu tadi sangat mempengaruhi jiwa dan pikiran antara pemancar dan penerima itu tadi. Sampi - sampai getaran pikirannya pun seakan-akan juga ikut menjadi akrab dengan sendirinya. Oleh karena itu apabila antara pemancar dan penerima mengadakan hubungan telepati adalah sangat mudah sekali terjadinya.


Disamping itu pula, hubungan ini dapat terjadi juga apabila antara pemancar dan penerima memang telah menghendakinya terlebih dahulu. Telah kami katakan sendiri tadi bahwa telepati ini terjadinya adalah akibat bergetarnya pikiran yang sedemikian kuatnya, sehingga getarannya itu mampu untuk kita kirimkan kepada orang lain meskipun letaknya sangat jauh. Getaran dari pada pikiran itu mengalir keluar, menuju sasarannya sangat tepat sekali. Seseorang yang dapat melakukan telepati ini bukannya orang ini mendapatkan kekuatan baru pada dirinya ataupun mendapatkan indera yang terbaru, akan tetapi semata- mata atas kemampuan dan kekuatan pikirannya sendiri yang telah terdidik dan terlatih dengan teratur sekali dalam waktu yang sangat lama sekali. Dengan demikian telepati ini bukannya kekuatan baru ataupun sifat baru dalam diri manusia dan bukannya pula indera yang terbaru yang dimiliki manusia, tetai semata- mata telepati itu timbul dan ada atas dasar kekuatan bergetarnya pikiran manusia itu sendiri. Bergetarnya pikiran itu adalah melalui gelombang- gelombang udara yang berkecepatan luar biasa sekali, sehingga secepat itu pula sampai pada sasarannya yang dituju.

Sedangkan orang yang menerima getaran pikiran dari orang yang melakukan telepati ini seakan- akan penerima dalam keadaan mimpi, akan tetapi mimpi ketika orang itu dalam alam sadar. Dari kesadarannya itulah penerima itu tadi dapat cepat menangkap atau menanggapi dengan cepat sekali perintah- perintah yang diterimanya melalui pikirannya sendiri dari orang yang melakukan telepati kepadanya. Hal semacam ini adalah sangat wajar dan mudah pula dimaklumi, karena dalam bidang ini yang dituju adalah rasa. Tentu saja untuk mengalirkan pikiran itu dibutuhkan suatu tenaga yang sangat kuat sekali. Seperti misal pada sebuah mobil, untuk dapat menggerakkan mobil itu ketempat lain dengan kecepatan yang luar biasa dibutuhkan suatu tenaga penggerak ialah motor. Kalau motor ini dapat bekerja dengan baik dan cepat sekali maka kalau akan dipakai sewaktu- waktu dapat menjalankan tugasnya sesuai dengan fungsinya. Untuk menjaga agar motor tetap stabil dan dapat digunakan sewaktu- waktu maka diperlukan suatu perawatan terhadap motor itu dengan cermat dan teliti. Apabila motor itu tetap mendapatkan perawatan dengan teratur dan teliti serta baik, maka bekerjanya akan lebih sempurna dan memuaskan. Begitu pula halnya dengan manusia ini, untuk menggerakkan pikiran itu tentu pula dibutuhkan tenaga yang sangat kuat.

Tenaga yang dimaksud tersebut adalah kumpulan dari indera yang terdapat pada tubuh manusia yang telah berkumpul menjadi satu dan terikat kuat. Berkumpulnya semua indera manjadi satu itu dapat menimbulkan tenaga yang sangat kuat sekali. Dari sini pulalah seluruh indera tadi bergerak menuju ke pusat syaraf terus kepikiran, dari pikiran indera tadi kemudian memancar keluar dengan didorong oleh tenaga yang sangat kuat pula. Jadi seakam- akan terjadinya telepati itu adalah atas dasar daya otak yang memancar, yang kemudian dipantulkan dan pantulan ini diterima dengan baik oleh orang yang menerimanya. Getaran dari gelombang-gelombang pikiran orang yang melakukan telepati ini, setelah keluar dari pikiran pemancar, kemudian menuju kepikiran penerima yang dalam keadaan seperti mimpi dan menjelma dengan cepat kedalam alam sadarnya. Maka dari itu, penerima sangat cepat dapat menerima rangsang yang baru saja diterimanya dari orang yang melakukan telepati.
Dan pada saat itu yang paling kuat yang memiliki dan menggunakan telepati ini adalah para ahli OCCUTIST. Para iccultist ini dalam menjalankan pengobatannya terhadap pasiennya adalah melalui jarak yang tidak dekat. Tetapi jarak yang tidak dekat ini dapat dapatlah ditempuh dan bukanlah suatu halangan bagi occultist ini dalam melakukan penyembuhannya terhadap pasiennya. Mengenai terjadinya telepati ini telah banyak sekali orang yang sangat ahli dalam bidang ini. Kalu kita tinjau gejala- gejala timbulnya telepati ini, maka ini sudah dikenal dan didapat sejak manusia itu lahir di dunia.
Jadi kalau begitu dalam hal ini manusia yang berfungsi sebagai pemancar adalah karena didoroong oleh kemauannya sendiri. Pikiran dari pemancar yang dipindahkan kepada orang lain itu merupakan gejala- gejala yang sangat aneh dan mengherankan sekali bagi orang yang belum pernah mengetahui rahasia- rahasia telepati ini secara sesungguhnya.
Protected DMCA

Thursday, 7 January 2016

Batasan dan Definisi Telepati

Batasan dan Definisi Telepati. Perkataan Telepati berasal dari bahasa griek yunani yang terdiri dari kata - kata tele yang berarti jauh dan pathie yang berarti perasaan. Dengan demikian telepati itu artinya gejala - gejala timbulnya hubungan pikiran dari jarak jauhl, antara orang yang mengirimkan getaran pikirannya disampaikan kepada orang yang dikehendakinya. Dengan demikian arti lengkapnya dari pada telepati tersebut adalah mengirimkan perasaan dari jarak jauh, dengan mempergunakan kekuatan pikiran, tanpa memakai ucapan ataupun alat hubungan yang lain. Secara garis besar telepati ialah memindahkan perasaan yang dikandung dalam pikiran orang yang mengirimkannya (pemancar/penyiar) kepada orang yang dimaksud ( penerima).


Apabila akan mengadakan kontak atau hubungan telepati ini, terlebih dahulu antara pemancar dan penerim haruslah ada suatu hubungan jiwa ( perasaan) yang sangat erat sekali. Syarat ini tidaklah mutlak harus dipenuhi, karena syarat ini diperuntukkan bagi anda yang untuk pertama kalinya mempelajari telepati ini.

Kalau untuk pertama kalinya anda belajar telepati ini, syarat tersebut di atas sudah dapat terpenuhi, maka hasilnyapun tentu anda dapat harapkan. Maka dari itu sebelum anda melakukan hal ini sebaiknya anda mengadakan hubungan jiwa terlebih dahulu dengan penerima anda. Akan tetapi apabila anda sudah bisa melakukan telepati ini dan anda sudah mahir sekali dalam bidang ini maka untuk mengadakan hubungan jiwa terlebih dahulu itu anda dapat tiadakan.

Yang dimaksud dengan hubungan jiwa disni adalah adanya hubungan perasaan yang sangat mendalam sekali antara pemancar dan penerima sehingga antara kedua orang tersebut dapat menimbulkan suatu kesan yang sangat mendalam sekali. Di atas telah dijelaskan bahwa yang sangat memegang peranan yanv sangat penting sekali dalam bidang ini adalah pikiran kita sendiri.

Seperti yang anda telah ketahui, bahwa daya kemampuan dan kekuatan pikiran seseorang itu adalah sangat sedemikian kuat dan hebatnya, sehingga pikiran itu mampu pindahkan kepada orang lain. Cara seperti inilah yang sering digunakan oleh para tabib dalam bidang penyembuhan terhadap pasiennya, meskipun jarak antara kedua orang itu sangat berjahuan. Memang dalam bidang telepati ini terutama sekali yang bekerja adalah pikiran, pikiran kita tersebut dapat dipindahkan kepada orang lain meskipun jarak nya sangat berjahuan letaknya.

Dalam hal telepati ini jiwa juga dapat timbul gejala - gejala penerima akan mematuhi semua perintah kita ( pemancar) yang disampaikan melalui pikirannya masing- masing. Untuk belajar lebih lanjut untuk telepati ini, alangkah baiknya anda memahami dulu setiap kalimat penjelasan di atas sebelum kita belajar telepati ke tahap berikutnya.

Perkataan telepati berasal dari bahasa griek yunani yang terdiri dari kata - kata tele yang berarti jauh dan pathie yang berarti perasaan. Dengan demikian telepati itu artinya gejala - gejala timbulnya hubungan pikiran dari jarak jauhl, antara orang yang mengirimkan getaran pikirannya disampaikan kepada orang yang dikehendakinya. Dengan demikian arti lengkapnya dari pada telepati tersebut adalah mengirimkan perasaan dari jarak jauh, dengan mempergunakan kekuatan pikiran, tanpa memakai ucapan ataupun alat hubungan yang lain. Secara garis besar telepati ialah memindahkan perasaan yang dikandung dalam pikiran orang yang mengirimkannya (pemancar/penyiar) kepada orang yang dimaksud ( penerima).

Apabila akan mengadakan kontak atau hubungan telepati ini, terlebih dahulu antara pemancar dan penerim haruslah ada suatu hubungan jiwa ( perasaan) yang sangat erat sekali. Syarat ini tidaklah mutlak harus dipenuhi, karena syarat ini diperuntukkan bagi anda yang untuk pertama kalinya mempelajari telepati ini.
Kalau untuk pertama kalinya anda belajar telepati ini, syarat tersebut di atas sudah dapat terpenuhi, maka hasilnyapun tentu anda dapat harapkan. Maka dari itu sebelum anda melakukan hal ini sebaiknya anda mengadakan hubungan jiwa terlebih dahulu dengan penerima anda. Akan tetapi apabila anda sudah bisa melakukan telepati ini dan anda sudah mahir sekali dalam bidang ini maka untuk mengadakan hubungan jiwa terlebih dahulu itu anda dapat tiadakan.

Yang dimaksud dengan hubungan jiwa disni adalah adanya hubungan perasaan yang sangat mendalam sekali antara pemancar dan penerima sehingga antara kedua orang tersebut dapat menimbulkan suatu kesan yang sangat mendalam sekali. Di atas telah dijelaskan bahwa yang sangat memegang peranan yanv sangat penting sekali dalam bidang ini adalah pikiran kita sendiri.

Seperti yang anda telah ketahui, bahwa daya kemampuan dan kekuatan pikiran seseorang itu adalah sangat sedemikian kuat dan hebatnya, sehingga pikiran itu mampu pindahkan kepada orang lain. Cara seperti inilah yang sering digunakan oleh para tabib dalam bidang penyembuhan terhadap pasiennya, meskipun jarak antara kedua orang itu sangat berjahuan. Memang dalam bidang telepati ini terutama sekali yang bekerja adalah pikiran, pikiran kita tersebut dapat dipindahkan kepada orang lain meskipun jarak nya sangat berjahuan letaknya.

Dalam hal telepati ini jiwa juga dapat timbul gejala - gejala penerima akan mematuhi semua perintah kita ( pemancar) yang disampaikan melalui pikirannya masing- masing. Untuk belajar lebih lanjut untuk telepati ini, alangkah baiknya anda memahami dulu setiap kalimat penjelasan di atas sebelum kita belajar telepati ke tahap berikutnya.
Protected DMCA

Saturday, 12 December 2015

Resep Rawon Rumah Makan Sederhana

Resep Rawon Rumah Makan Sederhana

Bahan :
  • 750 gram daging sapi (potong dadu)
  • 1 ½ liter air
  • 2 batang daun bawang (potong – potong)
  • 2 batang serai (memarkan)
  • 6 lembar daun jeruk
  • 2 cm jahe (memarkan)
  • 2 cm lengkuas (memarkan)
  • 1 sdm kecap manis
  • 3 sdm minyak sayur

Bahan bumbu halus :
  • 1 sdm garan
  • 2 buah cabai merah besar
  • 4 butir kemiri (sangrai)
  • Gula merah secukupnya
  • 1 sdt jintan (sangrai)
  • 1 sdm ketumbar (sangrai)
  • 6 siung bawang putih
  • 10 siung bawang merah
  • 15 kluwek

Bahan pelengkap :
  • Daun kemangi
  • Taoge
  • Kerupuk
  • Telur asin
  • Sambal
  • Nasi

Cara membuat :
  1. Pilihlah kluwek yang tidak pahit kemudian ambil dagingnya lalu rendam pada air panas selama 10 menit dan tiriskan.
  2. Panaskan minyak lalu tumis semua bahan bumbu halus dengan serai, jahe, daun jeruk dan lengkuas sampai beraroma harum, kemudian masukkan daging sapi dan masak sampai daging sapi berubah warna.
  3. Masukkan air, gulamerah dan kecap manis lalu masak sampai daging sapi lunak.
  4. Masukkan juga irisan daun bawang, lalu masak sebentar dan tambahkan air panas secukpnya.
  5. Angkat dan sajikan rawon selagi hangat dan pengkapi dengan bahan pelengkap di atas, sajikan untuk 6 orang.
Protected DMCA
 
Atas